Perhitungan Flat Rate
Pada tanggal 25 Maret 2016 PT. Andika Karya Tuan Andi
mendapat persetujuan pinjaman investasi dari Bank ABC senilai Rp. 90.000.000,-
untuk jangka waktu 9 bulan . Bunga yang dibebankan sebesar 20% pa.
P = pokok pinjaman = Rp. 90.000.000
i = suku bunga per tahun = 20%
t = lama kredit dalam bulan = 9 bulan
Maka:
Cicilan pokok per bulan = P / t
Bunga per bulan = P x i / 12
Total bunga yang harus dibayar = P x i / 12 x t
Cicilan pokok = 90.000.000 / 9 = 10.000.000
Bunga = 90.000.000 * 20% /12 = 1.500.000
Angsuran perbulan = cicilan pokok + bunga = 11.500.000
Ada dua teknik utama dalam menghitung bunga kredit,
yaitu bunga flat, dan bunga efektif. Untuk bunga
efektif agar pembayaran lebih mudah biasanya dimodifikasi menjadi bunga anuitas.
Bunga flat atau bunga tetap adalah perhitungan bunga yang
paling mudah ditemui dan paling mudah dihitung.
Dalam perhitungan bunga flat, bunga kredit dan cicilan
pokok yang dibayar setiap bulannya tetap atau flat.
Bunga flat biasanya dipakai untuk kredit konsumer
berjangka pendek seperti kartu kredit, kredit multiguna, kredit tanpa agunan
(KTA), kredit kendaraan bermotor, dll.
Namun yang perlu diwaspadai, suku bunga flat terkesan
lebih rendah dibanding suku bunga efektif. Padahal bila dihitung-hitung bunga
flat bisa dua kali lebih besar dibanding bunga efektif atau bunga anuitas.
Keuntungan Perhitungan Bunga Flat
·
Mudah dihitung
·
Setiap bulan pokok cicilan, bunga dan
angsurannya tetap
Kerugian Perhitungan Bunga Flat
·
Suku bunga flat, kadang “menipu” konsumen karena
terkesan lebih rendah
·
Bunga total yang dibayar lebih banyak daripada
dengan bunga efektif
Comments
Post a Comment